Senin, 21 Maret 2016

Pertemuan 01

Manajemen resiko adalah suatu sistem pengawasan risiko dan perlindungan harta benda, hak milik dan keuntungan badan usaha atau perorangan atas kemungkinan timbulnya kerugian karena adanya suatu risiko.

Macam - Macam Resiko:
1. Resiko yang tidak disengaja (Murni)
2. Resiko Disengaja (Spekulatif)
3. Resiko sistematik
4. Resiko Khusus

Berikut penjelasannya :
1.   Risiko Murni (Pure Risk), adalah : Bentuk risiko yang kalau terjadi akan menimbulkan Kerugian
      (Loss) atau tidak menimbulkan kerugian (No Loss/Breakeven).
      Contoh : Risiko Kebakaran, Risiko Kecelakaan.
 2.   Risiko Spekulatif (Speculative Risk), adalah : Risiko kalau terjadi dapat menimbulkan
      Kerugian (Loss), menimbulkan kerugian (No Loss) atau mendatangkan keuntungan (Gain).
      Contoh : Risiko Produksi, Risiko Moneter (Kurs Valuta Asing).
 3.   Risiko Fundamental (mendasar),adalah : Risiko yang kalau terjadi dampak
      kerugiannya bisa sangat luas atau bersifat catastrophic.
      Contoh : Risiko Perang, Gempa Bumi dan Polusi Udara.
 4.  Risiko Khusus (Particular), adalah :  Risiko yag kalau terjadi, dampak kerugiannya Bersifat
      lokal tidak menyeluruh atau non catastrophic.
      Contoh : Risiko Kebakaran, Risiko Kecelakaan, Pencurian.

Konsep Resiko
Hazard - Peril - Losser
banyak sekali pengertian definitive yang dapat diuraikan mengenai Risiko.
1.   Risiko adalah ketidak pastian akan terjadinya peristiwa yang menimbulkan kerugian ekonomis.
2.   Risiko adalah sesuatu yang tidak bisa diprediksi, dimana kadangkala kenyataan yang terjadi berbeda dengan hasil – hasil prediksinya.
3.   Risiko adalah kemungkinan terjadinya peristiwa yang tidak menguntungkan.
4.   Risiko adalah kemungkinan kerugian (Risk is the chance of Loss).
5.   Risiko adalah kombinasi dari berbagai keadaan yang mempengaruhinya
http://www.studibisnis.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar